Quotes ~Touche~

Kamis, April 24, 2014





Touche. Nggak tau kenapa tiba-tiba semalem pas lagi nggak bisa tidur gue dapet ilham buat posting beginian. Quotes yang gue suka dalam novel-novel yang pernah gue baca. Untuk postingan pertama berlabel #Quotes ini, pilihan gue jatuh pada novel karya Mbak Windhy Puspitawedi. Sebenernya gue pengennya posting Jingga dan Senja dan Jingga dalam Elegi duluan. Novel karya Mbak Esti Kinasih yang sampe sekarang belom selesai-selesai. Tapi berhubung gue nggak hapal semuanya dan novel JDS gue lagi nginep di Tondano, akhirnya gue mutusin buat posting ini.
Novel ini keren. Perpaduan antara imajinasi, pengetahuan dan juga sejarah. Gue suka banget. Gue bahkan sampe bertanya-tanya gimana bisa penulisnya bikin nih cerita. Gila! Imajinasinya tinggi dan luas banget. Juga penggunaan bahasa-bahasa Perancis di dalamnya. Walaupun lidah gue agak belibet bacanya, gue bener-bener respect sama orang-orang yang berpengetahuan luas apalagi tentang Bahasa.
Novel ini emang nggak banyak ‘cinta-cintaannya’. Tapi justru disitu sisi romantisnya. Pernyataan rasa cintanya tuh nggak dijelasin secara gamblang (?). Unsur petualangan yang menggunakan kecerdasan tingkat tinggi justru lebih mendominasi. Tapi, itulah menariknay
Oke segitu aja. Cekidottt.


Di zaman di mana hampir tak ada rahasia lagi karena semua hal bisa dengan mudahnya diketahui publik, hanya pikiran satu-satunya tempat pribadi yang tersisa. Bayangkan apa yang akan terjadi jika tempat pribadi itu akhirnya bisa dibaca. 


Karena bagaimanapun, diakui atau tidak, internet telah terbukti berperan besar dalam menyebarkan informasi yang keliru. 
_Indra_
 
Ceci n’est pas une pipe. 
_Magritte_


 

Pikiran adalah tempat pribadi seseorang. Tidak ada yang suka jika tempat pribadinya bisa dilihat orang lain. 
_Dani_


Pikiran adalah tempat pribadi seseorang. Tidak ada yang suka jika tempat pribadinya bisa dilihat orang lain. 
_Dani_
 
Tempat yang paling aman adalah tempat yang paling berbahaya. Penjahat yang pintar pasti menerapkan prinsip membasuh muka dengan batu dan tidur beralaskan air.
______ Mereka melakukan hal yang tidak lazim. 
Riska dari Soseki Natsume – Detective Conan

Dalam A Study in Scarlet, Sherlock Holmes pernah bilang bahwa otak manusia seperti loteng kecil dengan banyak barang di dalamnya. Jadi, jika kita bilang kita lupa, sebenarnya tidak sepenuhnya lupa, hanya saja kenangan itu tertumpuk di bawah kenangan-kenangan lain, atau mungkin dalam laci di loteng yang juga sudah tertimbun dengan barang-barang lain.
_Pak Yunus_

:D :D :D

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Bookshelf

Elsita's bookshelf: currently-reading

Wonder Fall
tagged: currently-reading

goodreads.com

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Diary Lusuh