Menolak Pernyataan Cinta Secara Halus

Rabu, Agustus 13, 2014

Pernyataan cinta. Sesuatu yang nggak asing di telinga. Sesuatu yang selalu diiringi dua kemungkinan: Perasaan kita diterima atau ditolak. Pernyataan cinta ini bisa datang dari siapa aja. Entah itu orang asing baru kenal yang ngaku jatuh cinta pada pandangan pertama, obrolan pertama maupun pertama pertama lainnya ataupun dari teman atau sahabat kita sendiri. Dan kadangkala saat yang menyatakan cintanya itu adalah sahabat atau teman kita yang begitu baik, sementara kita sama sekali nggak ada perasaan apa-apa sama dia selain perasaan sayang sebagai sahabat, kita bingung gimana cara nanggepinnya. Diterima, kita nggak cinta. Nggak diterima, kok nggak enak, ya? Apalagi dia selalu ada saat kita butuh. Nah disini gue bakal ngasih satu contoh nyata penolakan yang kreatif dan efektif yang pernah dilakukan oleh seseorang yang gue kenal.

*cekidot

Cowok: Aku sayang kamu. Mau nggak jadi pacar aku?

Cewek: Kita temenan, kan?

Cowok: Iya

Cewek: Kemana-mana sering bareng, kan?

Cowok: Iya

Cewek: Sering makan bareng, kan?

Cowok: Iya

Cewek: Kamu juga sering nganterin aku pulang, kan?

Cowok: Iya

Cewek: Saat kita pacaran nanti pasti gitu juga, kan? Jadi kita nggak usah pacaran. Kan sama aja


Cowok: .....


HAHAHAHAHAHAHAHA *ketawa setan*


You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Bookshelf

Elsita's bookshelf: currently-reading

Wonder Fall
tagged: currently-reading

goodreads.com

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Diary Lusuh