Catatan harian yang semakin renta dan tua

Jumat, 27 Oktober 2017

[Ebook Review] A Very Yuppy Wedding By Ika Natassa

Judul Buku: A Very Yuppy Wedding
Penulis: Ika Natassa
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Desain Cover: Ika Natassa
Editor: Rosi L. Simamora
Terbit: 2007
Tebal Buku: 288 hlmn; 20 cm
ISBN: 978-979-22-8798-1
Rating: 💙💙💙

It feels like it's my Blackberry who's engaged with his Blackberry. Kalau kesibukan kami tetap seperti ini setelah menikah, bisa dipastikan we'll be having technological intercourse a lot more than sexual intercourse.

Andra in A Very Yuppy Wedding

INGREDIENTS:

The life of a bussines banker is 24/7, dan bagi Andrea, bankir muda yang tengah meniti karier di salah satu bank terbesar di Indonesia, rasanya ada 8 hari dalam seminggu. Power lunch, designer suit, golf di Bintan, dinner dengan nasabah, kunjungan ke proyek debitur, sampai tumpukan analisis feasibility calon nasabah, she eats them all. Namun di usianya yang menginjak 29 tahun, Andrea mungkin harus mengubah prioritasnya, karena sekarang ada Adjie, the most eligible bachelor in banking yang akan menikahinya. So, she could be smiling, right?

Tidak di saat ia harus memilih antara jabatan baru dan pernikahan, menghadapi wedding planner yang demanding, calon mertua yang perfeksionis, target bank yang mencekik, dan ancaman denda 500 juta jika ia melanggar kontrak kerjanya. Dan tidak ada yang bisa memaksanya tersenyum di saat ia mulai mempertanyakan apakah semua pengorbanan karier yang telah ia berikan untuk Adjie tidak sia-sia, ketika ia menghadapi kenyataan bahwa tunangan sempurnanya mungkin berselingkuh dengan rekan kerjanya sendiri.

****

Andrea dan Adjie adalah dua orang bankir yang bekerja di instansi yang sama. Peraturan perusahaan tempat mereka bekerja melarang adanya hubungan khusus antara sesama karyawan. Namun, cinta memang sulit ditebak. Keduanya saling jatuh cinta dan memilih backstreet, menyembunyikan hubungan mereka dan main kucing-kucingan dengan sang bos. Hubungan ini hanya diketahui Firman dan Tania, sahabat kental mereka.

Dikarenakan desakan orangtua dan juga keinginan untuk hidup bersama, Andrea dan Adjie pun bersepakat bahwa salah satu di antara keduanya akan mengundurkan diri dari perusahaan dan mencari pekerjaan baru agar mereka bisa segera menikah. Namun, masalah besar justru muncul di hari-hari menjelang pernikahan mereka.

****

Kalau nggak salah ingat, novel ini adalah novel debut Ika Natassa dan saya suka banget dengan materi yang diangkat. Larangan berpacaran antara sesama karyawan memang sampai sekarang masih berlaku. Larangan yang didasari oleh kewaspadaan akan fraud ini plus melindungi kualitas profesionalisme dalam pekerjaan ini berlaku baik di instansi swasta maupun negeri. Dan, ini berdasarkan pengalaman dan apa yang terjadi di sekitar saya seringkali jadi dilema. Karena, dalam dunia kerja, cinlok hampir nggak bisa dihindari. Dan ini terjadi pada Adjie dan Andrea.

Di awal-awal, buku ini masih bercerita tentang masa pacaran Adjie dan Andrea yang nyaris nggak pernah luput dari ketahuan bos. Di pertengahan baru mulai ada konflik-konflik kecil. Jujur saja, pada beberapa bagian saya agak bosan. Karena, kalau nggak salah ingat dan sebut, buku ini adalah debut Ika Natassa dan menurut saya jauh dari buku-bukunya yang sekarang, terutama Critical Eleven. Buku ini memuat lebih banyak dialog antata tokoh dibanding diksi. Dan mungkin karena setiap baca bukunya Mbak Ika, selain konflik, diksi yang indah dan beberapa penjelasan yang akan bisa jadi referensi menarik buatku adalah yang paling aku nantikan.

Untuk karakter, aku menyadari banget kalau Ika Natassa menggunakan sebagian besar dirinya dalam tokoh Andrea. Mulai dari profesi dan pekerjaannya hingga hobi. Tapi, nggak bisa dibilang aneh karena memang pada dasarnya penulis selalu punya role model dalam setiap karakternya. Bahkan, bisa jadi itu dirinya sendiri.

Walau agak bosan di awal dan pertengahan, saat udah masuk konflik utama, sumpah saya baper banget. Nggak akan malu bilang kalau saya nangis haha. Saya benar-benar bisa merasakan kegalauan yang dialami Andrea menjelang hari pernikahannya. Jadi saya nggak akan ngulas banyak-banyak karena jujur selain lagi ngeblank saya akan bilang kalau bukunya nggak mengecewakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar