[Book Review] Moslem Millionaire - Menguasai Cinta Dan Harta Dalam 365 Hari By Ippho Santosa

Sabtu, Maret 11, 2017

Judul Buku: Moslem Millionaire - Menguasai Cinta Dan Harta Dalam 365 Hari
Penulis: Ippho Santosa
Penerbit: PT. Elexmedia Komputindo
Tahun Terbit: 2013
Artistik: Achmad Subandi
Desain Sampul: erick_my_10@yahoo.com
Kategori: Bisnis & Motivasi
ISBN: 978-602-02-0354-6
Rating: 4/5

Ternyata cinta itu dekat dengan harta! Dengan kata lain. cinta itu mengayakan! Buku ini juga membahas:

  • Mengapa cinta dunia itu dibolehkan?
  • Cinta dunia seperti apa yang dibolehkan?
  • Benarkah pintu rezeki dan pintu bahagia itu berdekatan?
  • Menjemput rezeki besar yang tak pernah terbayangkan
  • Memperkuat dampak dari 7 Keajaiban Rezeki
  • Memahami amal-amal yang mengundang rezeki
  • Melipatgadakan motivasi dan produktivitas tim
  • Memelihara integritas dan loyalitas tim
  • Keyakinan yang tak tergoyahkan
  • Keluar secepatnya dari masalah dan kegagalan
  • Mempercepat terwujudnya impian
  • Cara mudah menjemput jodoh dan keturunan
Nah, jika Anda mendambakan kehidupan yang bertabur cinta dan harta, mungkin buku ini adalah jawabannya. Pastikan keluarga Anda membacanya. Dan tunggulah keajaiban dalam 365 hari atau kurang!

****

Bukunya lucu dan menggemaskan. Kenapa? Kok bisa, padahal kalau baca dari judulnya, bukunya selintas seperti buku motivasi yang memandang sepele masalah hidup dan kehidupan, kayak buku sok tahu yang cuma jual kalimat pemotivasi sesaat yang nggak mendatangkan bukti. Tapi sungguh, bukunya lucu.

Buku motivasi yang dibalut komedi. Bukan humor ala komika yang mengocok perut, hanya humor halus dan beberapa sindiran serta sentilan lucu yang akan membuat kita tersenyum karena memang itu lucu. Tersenyum, bukan tertawa.

Dengan bab-bab yang diberi judul manis - semanis cinta yang memang sebagian besar mendominasi buku ini, Moslem Millionaire adalah tipe buku motivasi yang ringan dibaca, bisa kapan saja bahkan saat sambil ngobrol. Bukan karena bukunya nggak cukup menarik perhatian sehingga kita bisa sesekali bicara dan tidak perlu terlalu menaruh perhatian terhadap bukunya, tapi memang betul-betul karena suasana santai dan gaya penulisan yang asyik dan bersahabat. Sehingga, kita tanpa perlu terlalu serius membacanya, akan mendapati diri menyerap dengan mudah apa yang disampaikan. Tanpa perlu menggunakan banyak kalimat bijak atau sindiran menhohok, buku ini sudah punya ciri khas dan quote-nya sendiri.

Membahas tentang hal-hal terkait cinta dan betapa universal perasaan yang wujudnya bisa kita temukan pada setiap perbuatan. Buku ini bukan memuat tips-tips bagaimana caranya menjadi Muslim yang kaya raya, tapi justru menekankan bahwa setiap muslim itu sudah kaya asal ia menyadarinya. Ibaratnya, banyak harta bisa bikin kita kaya, tapi kaya hanya dengan harta saja itu nggak cukup. Oleh karenanya, dalam kekayaan kita itu, kita butuh cinta.

Memuat materi tentang cinta dan harta, kita tidak diajarkan untuk mencintai harta yang kita miliki, tapi menuangkan cinta pada setiap harta yang kita punya. Harta tidak hanya berbatas pada kemampuan finansial saja; keluarga yang lengkap, anak, istri, suami, rumah, mobil, semuanya adalah harta yang dititipkan untuk kita. Oleh karenanya sudah semestinya kita memperlakukannya dengan penuh cinta.

Tak hanya cinta, karena harta juga ditekankan disini, buku ini menjadi seperti nasihat tertulis dari seseorang yang telah berpengalaman dalam mengelola harta dan kekayaannya, yakni bisnis. Tapi bukan tips berbisnis yang kaku, hanya seperti teman cerita dan berbagi tapi asyik untuk dinikmati. Buku ini mencerminkan bisnis bukan hanya sebagai alat memperkaya diri tapi juga sebagai sarana dalam menuangkan cinta pada diri sendiri. Ini juga tercermin dalam beberapa pengalaman hidup dan kesuksesan yang dibagi penulis juga beberapa kalimat yang mengandung unsur promosi produk yang menjadi bisnis sang penulis di dalamnya. Walau begitu, hal itu nggak begitu mengganggu.

Ada beberapa kutipan menarik yang saya ambil dari buku ini, yakni: 
1. Cinta yang benar akan mengayakan. Sebaliknya, cinta yang salah akan menyusahkan. Sungguh, dunia ini bukan dihancurkan oleh nuklir dan kapitalisme, melainkan oleh keserakahan. Sungguh, dunia ini memadai untuk miliaran manusia, namun tidak akan memadai untuk satu orang yang serakah - hlmn 18

2. Camkan baik-baik, pria sejati sanggup hidup susah. Namun pria sejati, terhadap keluarganya, tidak akan mau memberikan kehidupan yang susah - hlmn 23

3. Berhentilah beralasan. Ingatlah, jenius dalam excuse, biasanya idiot dalam eksekusi. Gagap dalam excuse biasanya fasih dalam eksekusi. Action!

4. Memang sih, kalau sudah rezeki, nggak bakal kemana. Tapi kalau kita nggak kemana-mana, ya nggak ketemu-ketemu rezekinya - hlmn 36

Selain kutipan nyentilnya, buku ini juga memuat beberapa cara menghadapi masalah dan problema hidup terkait dengan 'pengejaran harta dan kesuksesan'. Intinya, buku ini adalah teman santai yang mengajak kita pada kebaikan dan senantiasa berbuat baik. Menebarkan cinta pada setiap intisari kehidupan kita.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Bookshelf

Elsita's bookshelf: currently-reading

Wonder Fall
tagged: currently-reading

goodreads.com

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Diary Lusuh