[Anime] Suzumiya Haruhi no Yuutsu - The Melancholy of Suzumiya Haruhi

Minggu, April 23, 2017

Judul: Suzumiya Haruhi no Yuutsu (The Melancholy of  Suzumiya Haruhi)
Tipe: Serial TV
Status: Selesai Tayang
Musim Perdana: Spring 2006
Rating: Remaja
Genre: Comedy, Mystery, Parody, Sci-Fi, Slice of Life, School
Studio: Kyoto Animation
Lisensi: FUNimation, Bandai Entertainment, Kadokawa Pictures USA
Produser: Lantis
Sutradara: Ishihara Tatsuya
Storyboard: Takemoto Yasuhiro

****
Kyon adalah siswa SMA biasa seperti kebanyakan siswa lainnya. Namun, kehidupannya berubah dari kehidupan biasa menjadi kehidupan yang luar biasa setelah bertemu dengan Suzumiya Haruhi. Bersama dengan Nagato Yuki, Asahina Mikuri, Koizumi Itsuki dan dipimpin oleh Haruhi, mereka mulai menjalankan kegiatan klub SOS yang mengkhususkan diri dalam hal yang berhubungan dengan supernatural.

Karakter dan Pengisi Suara:

  1. Suzumiya Haruhi: Hirano Aya
  2. Kyon: Sugita Tomokazu
  3. Asahina Mikuru: Gotou Yuuko
  4. Nagato Yuki: Chihara Minori

Bercerita tentang seorang gadis eksentrik bernama Suzumiya Haruhi. Tidak seperti remaja pada umumnya yang menjalani masa SMA dengan penuh sukacita, sebaliknya Haruhi justru merasa bosan dengan kesahariannya. Tidak ada hal menarik. Tidak ada hal menakjubkan yang terjadi. Semuanya biasa-biasa saja dan terasa sangat normal. Selain itu, Haruhi dicap aneh karena kepercayaannya pada hal-hal berbau alien. Bukan hanya percaya, gadis cantik ini bahkan sudah sampai pada tahap terobsesi. Ia yakin di luar sana ada alien, penjelajah waktu, bahkan esper yang akan menciptakan keajaiban yang membuat dunia ini tidak lagi membosankan.

Sementara itu, Kyon salah satu murid SMA yang secara tidak terduga duduk di depan meja Haruhi tidak pernah menyangka akan bertemu gadis yang percaya pada hal-hal yang tidak dipercayainya. Namun, ada sesuatu dalam diri Haruhi yang membuat Kyon terus berusaha mengajaknya bicara walau secara terang-terangan diacuhkan. Namun jalan pikiran Haruhi yang tak bisa dimengertinya justru secara perlahan membangun kedekatan di antara keduanya.

Di suatu hari, di tengah kebosanan Haruhi, Kyon tidak sengaja mengelarkan statement yang mengubah pendapat gadis itu. Jika tidak ada sesuatu yang menakjubkan terjadi, ia tidak bisa hanya menunggu. Sesuatu itu bisa dicari dan untuk itulah ia memutuskan untuk membuat klub sendiri karena dari semua klub yang ia ikuti tidak ada yang menarik sama sekali. Dan secara semena-mena, Kyon telah direkrut Haruhi sebagai anggota pertama.

Namun, untuk membangun sebuah klub mereka tidak bisa hanya berdua saja. Salah satu syarat untuk membentuk klub di sekolah adalah memiliki anggota minimal lima orang. Beruntung, Kyon tidak ditugaskan untuk mencari anggota baru, Haruhi yang mengatasinya. Dan secara ajaib, anggota-anggota baru pun terkumpul. Nagato Yuki, salah satu anggota klub buku yang tersisa bersedia ikut tanpa syarat plus mengizinkan ruang klub mereka digunakan sebagai ruang klub baru. Asahina Mikuru, gadis manis dari kelas dua yang sangat pemalu secara mengejutkan juga bersedia bergabung. Selanjutnya, seperti yang diinginkan Haruhi, anak laki-laki pindahan dari SMA lain, Koizumi Itsuki juga ikut bergabung. Lengkaplah sudah anggota klub yang diberi nama Satuan SOS oleh Haruhi secara sepihak itu dibuat.

Kyon mengira, ia hanya akan mengikuti kegilaan Haruhi secara sukarela tanpa tahu maksud, tujuan bahkan fungsi klub mereka itu dibuat. Namun, pernyataan Nagato Yuki di suatu malam amatlah mengejutkan. Gadis pendiam itu mengaku bahwa ia bukanlah manusia. Ia adalah salah satu produk human interface, alien yang sengaja dibuat untuk memenuhi keinginan Haruhi. Awalnya, Kyon tidak percaya. Namun, tak lama berselang, Asahina Mikuru yang imut juga membuat pengakuan bahwa ia adalah penjelajah waktu yang datang dari masa depan, yang tupoksinya memiliki informasinya amat terbatas dalam artian tidak boleh diberitahu siapa pun. Menyusul kemudian, Koizumi Itsuki juga membuat pengakuan bahwa seperti yang diinginkan Haruhi, ia adalah seorang esper.

Menurut informasi dari Koizumi, Haruhi bukanlah gadis biasa. Keinginan akan hal-hal ajaiblah buktinya, keberadaannya, Yuki dan juga Asahina Mikuru juga terjadi karena keinginan Haruhi. Singkatnya, di antara mereka berlima hanya Kyon saja yang manusia biasa. Selanjutnya, keinginan dan obsesi Haruhi bukanlah yang dianggap remeh. Gadis itu tidak bisa dibiarkan bosan atau kacau, karena kekacauan di kepalanya akan menimbulkan kekacauan juga di bumi ini.

****

Saya nggak berekspektasi banyak pas nonton anime ini. Awalnya, satu-satunya alasan yang bikin saya bertahan dan betah nonton adalah karakter Haruhi yang eksentrik dan unik. Kepercayaannya pada makhluk ruang angkasa ataupun penjelajah waktu bikin dia jadi cewek yang terkesan aneh yang bikin banyak hal positif dan kompetensinya tertutupi. Memang, sikapnya yang pemksa, egois sangat menyebalkan tapi satu hal yang membuat saya kagum adalah ia serba bisa. Selalu punya kepercayaan diri yang tinggi untuk berkompetisi. Aura pikiran negatif sama sekali nyaris nol dalam dirinya.
Agak menyayangkan adegan action yang melibatkan Nagato Yuki yang seolah cuma selewat saja. Ngiranya setelah episode tersebut akan ada adegan action yang lebih seru dan menegangkan lagi. Sayangnya hal itu nggak saya temukan. Selanjutnya ada episode membosankan karena terlalu sering diulang. Memang tidak mengherankan karena jalan ceritanya adalah pengulangan peristiwa libura musim panas yang diinginkan oleh salah satu anggota satuan SOS, hingga animenya tamat saya nggak dapat kepastian apakah sosok yang menyebabkan pengulangan itu adalah Haruhi atau Kyon. Peristiwa dan kejadian yang hampir sama persis, nggak hanya membosankan dan membuat lelah tokoh-tokohnya, tapi juga yang menontonnya. Berasa kayak nonton Naruto saat filler. Menurut saya paling banyak pengulangan itu terjadi akan lebih menarik kalau hanya dua episode saja. Empat episode dengan cerita sama itu terlalu banyak.

Tapi, kisah liburan musim panas mereka sangat saya sukai. Tidak hanya karena terdapat penekanan budaya Jepang, tapi juga bisa menjadi referensi buat kita tentang cara mengisi liburan yang asyik. Nggak harus ala-ala Jepang, yang ala Indonesia saja, biar sederhana asal bisa benar-benar membuat kita menghabiskan waktu luang dengan menyenangkan.

Saat pada bagian obsesi Haruhi untuk membuat film demi perayaan Festival di sekolah, animenya jadi terasa tidak ada usaha untuk menuntaskan problem yang ada, karena hanya diisi oleh kegiatan-kegiatan baru yang akan berdampak pada kondisi bumi jika sang punya ide juga mengalami penurunan mood. Namun ide festival ini juga saya sukai. Memang sih di Jepang hal ini sudah lumrah namun menurut saya tidak ada salahnya dicontoh Indonesia.

Sekolah-sekolah di Jepang sebagaimana kita tahu selalu memiliki klub, kalau di Indonesia sih namanya kegiatan ekstrakurikuler. Sama sebenarnya. Hanya saja, berbeda dengan di Jepang, kreativitas murid-murid bisa ditonjolkan lewat festival yang terbuka untuk umum, sementara di Indonesia tidak. Paling mentok meeting class saat libur 17 Agustus yang kebanyakan didominasi oleh kegiatan olahraga. Nah, kalau dari sekian banyak ekstrakurikuler yang ada, semuanya dapat jatah pentas, menampilkan skill, menurut saya akan lebih bagus. Murid-murid di Indonesia akan punya lebih banyak kegiatan positif.

Episode terakhirnya terasa aneh dan gantung sih. Tapi lumayanlah, petualangan Haruhi cukup seru untuk diikuti. Dan ada satu hal lagi yang saya sukai yakni film yang diproduseri, disutradarai dan skripnya ditulis oleh Haruhi sendiri sebagai proyek festival budaya sekolah juga dapat jatah tayang pada salah satu episode di anime ini. Walau filmnya aneh, rada-rada, nggak jelas maksud dan tujuannya, bahkan pesan moralnya hampir nggak ada, tapi proses syutingnya yang lucu cukup bikin saya penasaran untuk nonton.

Anime ini menawarkan sedikit fan service untuk laki-laki, udah umum sih. Ada cukup banyak karena tokoh Asahina Mikuru memang selalu teraniaya disini, tapi nggak vulgar macem anime H jadi nggak mengganggu. Bisa dibilang ecchiinya nggak mendominasi. Ada satu kutipan paling favorit yang saya ambil dari anime ini yakni

“Sejujur apapun aku padamu, aku tidak bisa membuktikannya. Karena bukti yang menjamin bahwa kata-kataku bisa dipercaya sama sekali tidak ada. Untukmu – Nagato Yuki, eps 24”

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Bookshelf

Elsita's bookshelf: currently-reading

Wonder Fall
tagged: currently-reading

goodreads.com

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Diary Lusuh